Senin, 18 Oktober 2010

JANJI PEMIMPIN RAKYAT

300 × 226 - Debat Capres: Debat Debit yang Tidak Menarik July 3, 2009
clickwords.wordpress.com
Dalam tradisi politik INDONESIA, pencalonan pemimpin tertinggi ditandai dengan prosesi VISI dan MISI parah calon pemimpin pada dasarnya adalah "janji" yang mengikat pemimpin dan rakyat untuk sama-sama berkomitmen untuk membangun bangsa. Ini berarti baik pemerintah maupun rakyat dibebani sederet kewajiban sekaligus menerima hak-hak yang menjadi konsekuensi janji yang diikrarkan. Jadi, tidaklah tepat jika janji hanya diartikan janji setia rakyat kepada pemimpin.Dasar pengertian ini adalah ayat (58-59 surah an-Nisa’), “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan [menyuruh kamu] apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasulnya         seperti yang kita ketahui bahwa saat pemilihan "PRESIDENT REPUBIK INDONESIA". para pemimpin kita mengumbar seribuh janji untuk mensejahterahkan masyrakatnya, tapi hingga sampai saat ini masi banyak kita ketemui masyrakat yang tidak mampu, dan yang harus di bantu.                                                                                                             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar